FIFA Menegur Keras Maradona Karena Mengkritik Wasit Piala Dunia

FIFA Menegur Keras Maradona Karena Mengkritik Wasit Piala Dunia. Kesabaran FIFA kepada keantikan Diego Maradona di Piala Dunia akhirnya berakhir pada hari Rabu kemarin. Badan sepakbola dunia tersebut mengatakan “menegur keras” pada komentar dari legenda Argentina yang telah mengkritik keras wasit Amerika Mark Geiger yang menangani dalam pertandingan kemenangan Inggris melawan Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia.

 

Dianggap sebagai salah satu momen kontroversial yang melibatkan Maradona, duta resmi FIFA dan program publik figur “Legenda” yang merayakan para mantan pemain, di Piala Dunia yang sebagian besar ia hadiri sebagai tamu VIP dari FIFA.

 

FIFA Menegur Keras Maradona Karena Mengkritik Wasit Piala Dunia

 

FIFA membalas balik kepada Maradona karena ia telah mengatakan kepada penyiar Telesur, Venezuela mengenai hasil pertandingan Selasa di Moskow sebagai “pencurian monumental”. Maradona sempat difoto sebelum pertandingan mengenakan jersey Kolombia berwarna kuning.

 

Inggris maju ke perempatfinal dalam adu penalti setelah bermain imbang 1-1 dalam pertandingan agresif yang diperlambat oleh penghentian dan pemain yang berdebat dengan Geiger, mantan guru sekolah menengah dari New Jersey.

 

FIFA mengatakan “sindiran” Maradona sebagai “sepenuhnya tidak pantas dan sama sekali tidak memiliki dasar”. “FIFA sangat menyesal untuk menyatakan deklarasi semacam itu dari seorang pemain hebat yang telah menulis sejarah dalam permainan kami”, bunyi dari sebuah pernyataan resmi.

 

FIFA telah mentolerir insiden sebelumnya oleh Maradona di pertandingan di Rusia, yang dimana kapten pemenang Piala Dunia 1986 itu dibiarkan untuk menjelaskan di halaman Facebook-nya yang dikutip mazepoker.com.

 

Dia meminta maaf karena membuat bahasa tubuh ofensif terhadap penggemar Korea Selatan saat Argentina bermain imbang 1-1 dengan Islandia di Moskow. Dia kemudian mengatakan bahwa media berusaha menjadikan berita utama dari insiden yang dia anggap tidak bersalah tersebut, serta juga melanggar aturan stadion Piala Dunia dengan merokok cerutu.

 

Maradona difilmkan di siaran resmi televisi FIFA secara agresif mengacungkan jari tengahnya kepada para pendukung Argentina setelah mereka mencetak gol kemenangan akhir atas Nigeria di St. Petersburg. Selain itu dia juga sempat terlihat pada sebuah rekaman yang beredar di media sosial dimana dia dengan mendadak tampak tidak sehat dan dibantu dari tempat duduknya ke ruang makan pribadi.

 

FIFA memiliki hubungan yang bergejolak dengan Maradona dalam karirnya sebagai pemain dan pelatih. Dia pernah dinyatakan positif menggunakan zat terlarang di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat dan dikirim pulang dari turnamen.

 

Sebagai pelatih Argentina pada tahun 2009, suspensi FIFA atas protes keras yang ditujukan kepada wartawan setelah pertandingan kualifikasi Piala Dunia, mengakibatkan pelarangan untuk Maradona dalam menghadiri undian final 2010 di Cape Town, Afrika Selatan.

 

Maradona adalah kritikus vokal dari presiden FIFA sebelumnya Sepp Blatter, tetapi dibawa kembali ketika Gianni Infantino terpilih pada tahun 2016 silam. Dia datang ke Kremlin di Moskow pada bulan Desember lalu dengan mengenakan dasi kupu-kupu emas untuk mengambil bagian dalam undian 2018.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *