Mitra Kukar Cetak Sejarah di Liga Indonesia Setelah Kalahkan Persipura

Mitra Kukar Cetak Sejarah di Liga Indonesia Setelah Kalahkan Persipura. Mitra Kukar baru saja menuai hasil positif saat mengalahkan Persipura Jayapura di Liga 1 2018 pekan ke-22 pada Senin kemarin. Bermain di markasnya sendiri, Mitra Kukar sukses mengalahkan tim tamu dengan skor tipis 2-1.

 

Dua gol yang dicetak Mitra Kukar sendiri hadir melalui kontribusi Hendra Bayauw dan Fernando Rodriguez. Sementara itu, Persipura hanya mampu mencetak satu gol melalui aksi mantan pemain Persija Jakarta, Addison Alves.

 

Mitra Kukar Cetak Sejarah di Liga Indonesia Setelah Kalahkan Persipura

 

Namun di balik kemenangan atas Persipura itu, Mitra Kukar sukses mencetak sejarah di kompetisi Indonesia. Mereka berhasil menjadi tim pertama yang memiliki pemain dengan koleksi 15 gol atau lebih dalam tiga musim terakhir.

 

Hebatnya, catatan tersebut ditorehkan oleh pemain berbeda di setiap musimnya. Hal itu membuktikan jika Mitra Kukar tidak mengandalkan satu pemain untuk menjadi produktif dalam satu musim.

 

Tradisi Mitra Kukar ini berlanjut ketika Fernando Rodriguez berhasil mencatatkan namanya di papan skor sebelum pertandingan berakhir. Terhitung, saat ini pemain asal Spanyol tersebut sukses menggenapkan golnya menjadi 15.

 

Sementara itu pada Liga 1 2017 lalu, salah satu penyerang Mitra Kukar berhasil menorehkan lebih dari 15 gol dalam satu musim. Pemain tersebut adalah Marclei Santos. Pada saat itu, penyerang berkebangsaan Brasil tersebut mampu mengoleksi 23 gol.

 

Satu nama tersisa yang mampu mencatatkan lebih dari 15 gol adalah Marlon da Silva. Penyerang yang kerap kali mengganti gaya rambut itu sukses mengoleksi 16 gol untuk Mitra Kukar di ajang Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu.

 

Menanggapi hasil pertandingan tersebut, Pelatih Persipura, Amilton Silva de Oliveira menilai anak asuhnya kalah karena kurang beruntung. “Kita belum beruntung, di babak pertama permainan cukup baik, tapi di babak kedua kita kurang tenang,” ungkap Amilton kepada agen judi bola.

 

Amilton tak sungkan untuk mengakui jika permainan anak asuhnya dibawah perform terbaik dan tidak bermain seperti karakter biasanya. “Bola lebih banyak langsung ke depan, mereka kurang main dari kaki ke kaki. Kita kehilangan fokus sehingga lawan bisa bikin gol,” tutupnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *