Bersama Fulham, Ranieri Tidak Janjikan Dongeng Juara Leicester City

Bersama Fulham, Ranieri Tidak Janjikan Dongeng Juara Leicester City. Seperti diketahui bahwa Claudio Ranieri pernah membuat kisah dongeng indah saat masih merupakan pelatih dari Leicester City, beberapa tahun silam dirinya mampu meraih gelar Premier League. Namun Pelatih yang kini berusia 67 tahun ini mengaku ragu bisa mengulangi langkah sukses dengan bersama Fulham F.C.

 

Bersama Fulham, Ranieri Tidak Janjikan Dongeng Juara Leicester City

 

Pengalamannya di dunia kepelatihan, Claudio Ranieri merupakan salah satu pelatih asal Italia yang banyak melatih banyak klub-klub besar Seperti Chelsea, Juventus, dan Inter Milan. Namun prestasi terbaiknya, hanya mampu membawakan klub yang diraihnya menjadi runner up kompetisi Liga saja.

 

Maka julukan Mr Runner-Up sempat disematkan untuk Claudio Ranieri, namun semua nya runtuh setelah keberhasilan nya membawa Leicester City menjuarai kompetisi Premier League musim 2015/2016 silam. Prestasinya pun sempat mengejutkan banyak publik sepakbola yang melihatnya.

 

Akan tetapi, kesuksesan nya bersama Leicester City bisa dikatakan cuma sebuah keajaiban belaka. Pasalnya, dimusim berikutkan grafik penampilan tim skuat asuhan Claudio Ranieri malah menurun setelah beberapa pemain andalan nya memilih hengkang dari tim dan berujung pada pemecatan pelatih asal Italia tersebut.

 

Sempat mengarungi karier bersama klub asal Prancis, Nantes, Claudio Ranieri pun memutuskan untuk menerima pinangan dari Fulham dan kembali lagi menginjak kompetisi Premier League. Namun bersama klub barunya, dirinya menyatakan tak ingin lagi mengingat-ingat masa kesuksesan nya bersama dengan Leicester City.

 

“Tentun saya sadar harus bekerja keras lagi. Saat itu (Kejayaan bersama Leicester City) hanya merupakan keajaiban saja. Saya harus melupakan nya,”ungkap dari Ranieri sesaat diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih baru Fulham.

 

“Saya sendiri tidak lah selalu memikirkan terkait keajaiban tersebut. Namun saya lebih fokus untuk meningkatkan performa tim saya saat ini, menurut saya itu merupakan prioritas utama saya sebagai seorang pelatih,”tegasnya lagi.

 

Sementara tugasnya bersama dengan Fulham terbilang tidak lah mudah, mengingat tim skuat asuhan nya sedang terpuruk dan berada di dasar klasemen Premier League. Hal tersebut pun membuatnya sangat berharap dukung penuh dari semua pendukung setiap Fulham.

 

“Tentu saya sadar dengan kondisi tim saat ini, namun saya yakin tim bisa bangkit bila mereka terus mendukung kami. Hal itu menjadi momen kami bangkit sebab kami saat ini ada di dasar klasemen,”tutupnya kepada bandar ceme terpercaya.

 

Kemampuan Claudio Ranieri bersama Fulham akan dibuktikan saat menghadapi Southampton di kompetisi lanjutan Premier League, Sabtu (24/11/2018) mendatang. Setelahnya, Fulham akan kembali menghadapi laga sulit saat berhadapan dengan Chelsea.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *