Steve Bruce Dipecat Setelah Hanya Meraih Satu Kemenangan

Steve Bruce Dipecat Setelah Hanya Meraih Satu Kemenangan. Steve Bruce telah dipecat oleh Aston Villa setelah satu kemenangan dari 10 pertandingan liga kasta kedua, Championship. Bruce sendiri telah membawa klub tersebut ke final play-off promosi musim lalu dan gagal, tetapi awal yang mengecewakan untuk musim ini telah mendorong sang pemilik, yang mengambil alih pada bulan Juli lalu, untuk melakukan perubahan.

 

Steve Bruce Dipecat Setelah Hanya Meraih Satu Kemenangan

 

Suasana di Villa Park pada Selasa malam seakan-akan berubah menjadi racun saat Villa ditahan imbang 3-3 oleh klub terbawah, Preston. Bruce, yang mengambil pos pelatihan di klub tersebut pada bulan Oktober 2016, sempat mendapat kubis yang dilemparkan kepadanya beserta nyanyian mengenai pemecatannya. Villa juga gagal mengeksekusi penalti pada perpanjangan waktu yang meninggalkan mereka di posisi 12 di klasemen.

 

Villa mengkonfirmasi pemecatan itu dalam sebuah pernyataan dimana mereka mengatakan bahwa para asisten Bruce juga telah diberhentikan. “Kami ingin menyampaikan penghargaan kami kepada Steve dan timnya atas kerja keras dan komitmen mereka,” kata pernyataan itu. “Kami mendoakan yang terbaik untuk masa depan mereka. Proses perekrutan manajer baru telah dimulai. Sementara itu, Kevin MacDonald, manajer Aston Villa U23s, akan bertanggung jawab atas tim untuk menghadapi Millwall pada hari Sabtu.”

 

Bruce menuduh pendukung yang melemparkan kubis kepadanya sebelum pertandingan menunjukkan kurangnya rasa hormat. “Sayangnya, itu menunjukkan masyarakat kita saat ini,” katanya setelah pertandingan. “Tidak ada rasa hormat untuk siapa pun. Tentu saja untuk orang seperti dia, saya terkejut dia tahu apa itu kubis. Saya merasakan mereka semua sangat tidak sopan.” lanjutnya yang dilansir bandar ceme.

 

Aston Villa dikabarkan menargetkan penunjukan manajer baru ber-profil tinggi setelah memecat Steve Bruce atas serangkaian hasil buruk yang membuat posisinya tidak dapat dipertahankan di mata para pemilik klub. Purslow, yang bekerja sama dengan pemilik klub, sekarang akan memimpin pencarian ekstensif untuk menemukan manajer yang mampu menghidupkan kembali harapan promosi Liga Premier mereka.

 

Thierry Henry, yang terkait dengan pekerjaan Villa di awal musim, kemungkinan akan menjadi salah satu kandidat terkuat. Nama lain dalam daftar termasuk Sam Allardyce, yang kini menjadi pengangguran sejak meninggalkan Everton pada bulan Mei silam, dan Brendan Rodgers, manajer Celtic. Dean Smith, yang kini mengasuh Brentford dan dikenal sebagai pendukung Villa, juga dikabarkan masuk dalam daftar pertimbangan, meskipun dipertanyakan apakah dia adalah termasuk dalam pikiran pemilik.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *